Cara Membuang Cartridge Pod
Rokok Elektronik yang terkadang dinamai Pod, Mod, atau Vape memiliki fungsi yang sama dengan rokok, yaitu sebagai penyalur nikotin namun disajikan secara elektronik. Umumnya Rokok elektronik memiliki bentuk seperti flashdisk dan penampungan liquid yang biasa disebut cartridge. Cartridge ini harus diganti setiap bulannya agar pembakaran liquid maksimal. Masalahnya, tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana cara membuang cartridge ini, biasanya orang langsung melemparkannya ke tempat sampah. Yang lebih parahnya jika mereka membeli Rokok Elektronik Disposable yang sekali pakai, jadi ketika liquid tersebut habis, maka mereka harus membuang beserta devicenya yang di dalamnya terdapat baterai, dimana baterai adalah limbah B3. Jadi bagaimana cara membuang cartridge pod yang benar? mari simak artikel berikut ini.
Kenapa Tidak Boleh Membuang Sembarangan?
Dua hal yang pasti ada di setiap rokok elektronik adalah nikotin dan baterai, dua benda ini adalah limbah B3. Nikotin sangat beracun bagi makhluk hidup. Nikotin bisa menyebabkan kesulitan bernapas, pusing, dan mual. Jika terkena kulit, nikotin dapat menyebabkan iritasi. Nikotin juga berbahaya bagi ikan dan biota laut lainnya. Sedangkan baterai di dalam rokok elektronik ini dapat terbakar dengan mudah, terutama jika ada kebocoran. Ketika dibuang ke tempat sampah, baterai terkadang akan rusak dan terbakar.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Pada Rokok Elektronik:
1. Membuang liquid pada saluran air atau got
2. Membuang Rokok Elektronik pada tempat sampah umum
Lalu apa yang seharusnya dilakukan? berikut ini adalah cara membuang rokok elektrik yang benar.
1. Bungkus Rokok Elektrik Sebelum Membuang
Masukkan setiap bagian rokok elektrik pada plastik, jika memungkinkan gunakan plastik yang dilengkapi dengan sealer agar tidak ada kontak dengan bahan lain. Pisahkan device, baterai, cartridge, dan liquid pada bungkus plastik yang terpisah.
A. Baterai:
Letakkan baterai pada plastik tersegel untuk mencegah adanya konslet karena berkontak dengan benda lain. Jika kamu tidak memiliki plastik sealant, kamu bisa membungkus dengan plastik biasa dan menutup kedua ujungnya dengan selotip untuk mencegah konslet.












