3 Mitos Tentang Sampah yang Ternyata Salah

Banyak kesalahpahaman mengenai sampah dan daur ulang yang ada di Indonesia. Masih banyak orang yang mempercayai karena sulit untuk menemukan fakta yang sebenarnya tentang sampah. Jadi, kali ini kita akan memberi fakta yang sebenarnya terkait Mitos Tentang Sampah yang Ternyata Salah.

Mitos Tentang Sampah

Mitos 1: Tempat Pembuangan Akhir Adalah Solusi Untuk Limbah

Fakta: Sayangnya, kondisi manajemen limbah di Indonesia saat ini masih banyak masalah. TPA bukanlah solusi untuk limbah yang kita produksi. TPA bukanlah solusi ideal, karena disana, semua sampah tidak dimusnahkan atau didaur ulang dengan cukup benar. Tergantung pada TPA dan regulasi yang mengatur tempat tersebut, pemrosesan limbah dapat berbeda beda. Namun satu hal yang jelas adalah, TPA yang tidak memiliki regulasi yang jelas justru membuat banyak masalah pada lingkungan. Misalnya menimbulkan polusi tanah, polusi udara, dan polusi air.

Mitos 2: “Biodegradable” Berarti Ramah Lingkungan

Fakta: Banyak orang yang berasumsi bahwa slogan Biodegradable itu aman untuk lingkungan. Faktanya, limbah Biodegradable akan melepas gas metana dan karbondioksida yang menyebabkan efek rumah kaca, yang mana dapat merusak lapisan ozon yang menyebabkan pemanasan global.

Pada hari ini, banyak TPA yang memiliki pemahaman bahwa metana dapat dimanfaatkan menjadi energi. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya salah, namun yang perlu diketahui adalah limbah Biodegradable terurai terlalu cepat untuk melepas metana yang dapat diolah menjadi energi.

Mitos 3: Satu Orang Tidak Bisa Merubah Keadaan

Fakta: Kekuatan dari satu individu bisa berdampak besar, terutama jika hal yang dilakukan adalah mendaur ulang limbah. Sekecil satu kaleng aluminium yang didaur ulang dapat menyalakan televisi selama 3 jam. Sangat besar dampak yang bisa dilakukan, terutama jika kamu fokus tentang tentang dampak positif yang bisa dilakukan oleh satu langkah kecil.

Justru ketika satu orang berpikir jika satu orang tidak dapat membuat perubahan, maka orang lain dapat mengikutinya dan membuat lingkungan semakin buruk lagi.

Kesimpulan

Banyak pemikiran salah yang beredar tentang sampah, yang dimana hal itu justru menyesatkan dan membuat masyarakat mengikutinya sehingga semakin buruk juga kondisi lingkungan kita. Namun yang dapat kita lakukan sekarang adalah mencerdaskan diri sendiri agar kita mengetahui apa yang benar untuk dilakukan dan apa yang tidak. Harapannya, orang lain dapat mengikuti apa yang kita lakukan, dan secara tidak langsung kita juga memperbaiki kondisi lingkungan.

elena-koycheva-bGeupv246bM-unsplash

Tidak Menemukan Barang Yang Anda Cari?

Request Barang Yang Anda Butuhkan Sekarang!

Kami dapat menyediakan barang yang anda butuhkan walaupun tidak ada di katalog