3 Kode Plastik Berbahaya Untuk Makanan

Penting bagi kita untuk menyadari bahwa penggunaan plastik memiliki resiko tersembunyi yang dapat muncul dari cara penggunaan yang tidak tepat. Ada peringatan yang jelas untuk tidak menggunakan beberapa jenis plastik untuk kemasan makanan dan minuman karena hal tersebut dapat memicu pelepasan senyawa kimia berbahaya seperti antimoni trioksida, styrene, dan BPA yang dapat membahayakan kamu. Berikut ini adalah 3 kode plastik berbahaya untuk makanan yang dapat membuat kita terkena masalah kesehatan.

Kode Plastik Berbahaya

Kode 3 PVC (Polyvinyl Chloride)

Plastik PVC yang memiliki kode 3 terbuat dari bahan polyvinyl chloride. Plastik jenis ini biasa digunakan untuk membuat pipa, bahan konstruksi bangunan, produk minyak goreng, dan detergen. Bahan ini sangat tidak disarankan untuk digunakan sebagai wadah makanan dan minuman karena kandungan DEHA dalam PVC bisa meleleh dan lumer ke makanan dan minuman saat dipanaskan. Paparan yang terjadi akan menyebabkan penurunan fungsi kekebalan tubuh, gangguan hormon, dan meningkatkan resiko terkena kanker.

Kode 6 PS (Polystyrene)

Disini siapa yang masih menggunakan styrofoam untuk pembungkus makanan? Sebaiknya kamu segera menghindari penggunaan styrofoam untuk pembungkus makanan karena plastik jenis ini memiliki kandungan styrene yang merupakan salah satu bahan karsinogenik atau penyebab kanker, selain itu styrene dapat menyebabkan gangguan saraf hingga kerusakan otak jika terpapar dalam jumlah besar.

Kode 7 Other atau O (Campuran Bahan Plastik)

Kode 7 adalah kode untuk plastik yang memiliki beragam bahan didalamnya. Campuran plastik ini umumnya menggunakan BPA (Bisphenol A), yaitu bahan kimia yang bisa larut kedalam makanan dan minuman saat dipanaskan. BPA dapat mengakibatkan gangguan hormon, masalah reproduksi, dan meningkatkan resiko kanker. Maka dari itu pastikan kemasan yang kamu gunakan bebas dari BPA atau memiliki label BPA free.

Catatan

Patut dicatat bahwa arti “aman” plastik untuk wadah makanan dan minuman sangatlah bersyarat. Plastik yang aman dalam kondisi normal dapat menjadi berbahaya jika tidak digunakan sesuai dengan syarat dan ketentuannya. Misalnya, mengisi ulang botol air mineral sekali pakai atau memanaskan makanan dalam wadah yang tidak tahan suhu tinggi dapat membuat plastik meleleh dan melepaskan bahan kimia berbahaya. Walaupun plastik tersebut terbuat dari bahan food grade, namun kita tetap perlu memperhatikan kode yang ada pada plastik sehingga kita tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Pemahaman ini sangat penting bagi masyarakat, karena sangat banyak yang tidak sadar telah melakukan sesuatu yang beresiko, dan bisa memperparah kondisi kesehatan.

elena-koycheva-bGeupv246bM-unsplash

Tidak Menemukan Barang Yang Anda Cari?

Request Barang Yang Anda Butuhkan Sekarang!

Kami dapat menyediakan barang yang anda butuhkan walaupun tidak ada di katalog